AYO PAKE BATIK DI TANGGAL 2 OKTOBER 2009

Posted by admin | Seni | Thursday 10 September 2009 8:47 am

Yukkkk Mariiiiiii…Lestarikan Budaya Nusantara

DSC_0080

Pada tanggal 2 Oktober 2009 nanti, UNESCO akan mengukuhkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage). Pengukuhannya memang akan dilakukan di Perancis bulan Oktober nanti, namun pada 28 September 2009 penetapannya sudah akan dirilis. Kabar ini sebenarnya bukan kabar baru karena pemerintah juga telah memberitakannya beberapa waktu lalu. Namun demikian, info ini bisa jadi angin segar di tengah kisruh klaim tari pendet dan sengketa lagu kebangsaan Malaysia .

(more…)

10 HAL YANG BUAT TUKUL ARWANA SUKSES

Posted by admin | Seni | Thursday 13 August 2009 8:26 am

Buat kalian yang kurang semangat, kurang dalam pergaulan dan kepinteran, tidak Percaya Diri (PD) dan kurang menyadari potensi anda, ini saya bawakan oleh-oleh dari Mr.Tukul yang fenomenal, semoga bermanfaat ! :

tukulTukul Arwana – Siapa sih yang ga kenal dia? yaps, sosok pelawak yang karirnya melambung tinggi ibarat “Superman” lewat acara Talk Show EMPAT MATA/BUKAN EMPAT MATA ini sepintas memang terlihat biasa-biasa saja.. Namun jangan salah dulu, sesuai dengan guyonan dia “Casingnya boleh kurang bagus, tapi dalamnya bagus donk”., Ya,gue setuju banget dengan dia. Terbukti, dia sudah berhasil menghasilkan milyar-an rupiah dari lawakan-lawakan dia yang segar tersebut. Ada beberapa sikap positif yang bisa kita tiru dari pribadi seorang Tukul Arwana ini.

1. Menghargai Orang Lain
Seseorang yang sudah sukses cenderung berperilaku sombong, kurang menghargai orang lain, dan maunya dihormati. Tukul tidaklah demikian. Ia memiliki prinsip positive thinking, tidak pernah merendahkan orang lain atau pun mengecilkan orang lain. Sebaliknya ia lebih suka membesarkan (hati) orang lain dan menghormati orang lain. Menurut Tukul, kesombongan itu akan menjadi bumerang bagi diri sendiri dan akan merugikan diri sendiri.

2. Bekerja Keras
Rahasia sukses Tukul yang lain adalah ia mau bekerja keras dalam menjalankan setiap pekerjaannya. Ia juga sangat menjunjung tinggi kejujuran. Seperti diungkapkan oleh Alex, Tukul adalah salah seorang perantau yang rajin dan sangat menjunjung tinggi kerja keras dan kejujuran. Terbukti, selama tiga tahun menjadi sopir pribadinya, Alex tidak sedikit pun pernah dikecewakan., Tukul juga sangat disiplin dan menghargai waktu. Ia selalu berusaha tepat waktu dalam menjalankan setiap pekerjaannya. Hal ini telah diakui oleh para mitra kerjanya. Tujuannya tidak lain agar mitra kerja Tukul selalu puas dan mau menggunakan jasanya lagi.

3. Belajar Dan Terus Belajar
Tukul merasa bahwa dirinya bukanlah berasal dari kalangan serba cukup dan bukan dari keluarga yang mempunyai banyak fasilitas maka ia merasa harus terus belajar. Semangat belajar Tukul sangat tinggi. Hal ini bisa dilihat tatkala ia bekerja sebagai sopir pribadi Alex Sukamto. Mantan majikannya ini sempat heran dengan kemauan belajar Tukul yang sangat tinggi.

Seperti pernah diceritakan Alex bahwa setiap gajian, Tukul selalu menyisakan uang untuk beli buku. Alex tidak menyangka bahwa seorang sopir seperti Tukul ternyata mempunyai hobi membaca buku. Lebih mengherankan lagi, buku-buku yang dibacanya adalah tentang psikologi, politik dan lain-lain., Tukul mengakui bahwa dirinya memang tidak pintar. Ia biasa-biasa saja, tetapi ia senang membaca bacaan apa saja. Ia juga senang mengobrol bertukar pikiran. Dari kegiatan membaca atau mengobrol inilah ia bisa mendapatkan ilmu dan kemudian dijadikannya bekal untuk masa depan., Di tengah kesibukannya yang cukup padat, ia selalu berusaha menyempatkan diri untuk membaca. Ia sadar bahwa bacaan akan membuatnya tidak terbelakang. Ilmu yang semakin bertambah diyakini akan semakin menambah kemampuan dirinya sehingga ia mampu menjadi seorang penghibur sejati.

4. Hidup Itu Harus Ber-proses
Mas Tukul yakin betul bahwa hidup itu merupakan sebuah proses. Tidak ada ceritanya hidup langsung sukses, langsung kaya, atau langsung ngetop tanpa melalui sebuah proses. Mas Tukul sangat memegang prinsip bahwa yang terpenting dalam hidup adalah proses. Dan ia telah membuktikannya dengan menjalani sebuah proses yang cukup panjang, berliku dan tidak sedikit ia harus menghadapi tantangan yang begitu berat., Berjuang dengan butiran kristal keringat tentu berbeda dengan mereka yang meraih kesuksesan dengan cara instan. Mas Tukul sudah sangat kenyang diremehkan, dicaci dan dicibir. Namun, semuanya ia lalui, ia jalani tanpa menyimpan dendam. Ia jalan dari kampung ke kampung, dari panggung ke panggung yang lain dengan penuh keyakinan suatu saat bisa meraih kesuksesan. Ternyata, sukses itu akhirnya datang juga.

5. Tidak Memilih-milih Pekerjaan
Tawaran pentas tidak pernah dipilih-pilih. Di mana pun dan kapan pun tawaran itu ada maka akan dijalaninya dengan penuh rasa tanggung jawab dan sikap profesional. Barangkali dari sikap inilah banyak tawaran justru mengalir dan membawa rezeki., Sementara di kalangan artis, tindakan selektif dalam memilih tawaran job sudah biasa. Bila dipertimbangkan untung ruginya tidak seimbang maka tawaran tersebut akan ditolak. Hal ini tidak pernah dialami Tukul.

6. Ikhlas Dan Serius Mengerjakan Segala Hal
Tukul tidak pernah merasa gengsi atau rendah diri mengerjakan pekerjaan apa pun. Mulai menjadi sopir omprengan, sopir pribadi, kerja di tukang pembuatan pompa, menjadi model figuran, menjadi pembawa acara dan lain-lain. Semuanya dikerjakan dengan tingkat keseriusan tinggi., Teguh, salah seorang yang biasa mengatur jadwal kegiatan Tukul, pernah mengatakan, ?Bisa dibilang Mas Tukul paling semangat kalau dengar ada kerjaan. Apa saja pasti dia kerjakan.

7. Sukses adalah “Kristalisasi Keringat”
Sering melihat penampilan tukul di TV..? kalau begitu anda pasti sering mendengar kalimat ini bukan? dan dia membuktikannya.. salut…

8. Percaya Diri
Tidak perlu di ragukan lagi tingkat kepercayaan diri dari sosok Tukul ini. Percaya diri disertai ambisi dan target membuat Tukul bisa mendapat tempat tersendiri di kalangan selebritas indonesia .

9. Menerima Kekurangan Dan Memaksimalkan Kelebihan
Ini yang saya suka dari mas tukul ini.. dia tidak melihat kekurangannya sebagai batu sandungan, namun dia melihatnya sebagai pendongkrak untuk memaksimalkan kelebihan.

10. Kegagalan Adalah Sukses Yang Tertunda
Tukul sudah mengalami beberapa kali kegagalan dalam hidupnya. Namun hal itu tidak membuat nya jera ataupun putus asa. Semangat dan kreatifitasnya memang boleh diacungi dua jempol.. sukses selalu..

Sumber :

Dari:
“IBSC”
Tambahkan Pengirim ke Kontak
Kepada:
Dikmenjur@Yahoogroups.Com

Gebyar Seni Tari Siswa Kelas X

Posted by admin | Seni | Sunday 5 July 2009 12:33 pm

dolanan Dalam rangka uri-uri (memperlestarikan) budaya adi luhung bangsa ini, SMK 6 surakarta mengadakan gebyar seni tari budaya di aula SMK Viska. gebyar yang diikuti peserta siswa sebanyak 72 kelompok menampilkan 13 jenis tari dolanan tradisional, meliputi kupu kuwi, buto galak, lindri, gajah-gajah, gotri, ana tamu, jagoan, bakul dawet, fragmen kancil, petik kembang melatih, baris rampak, sembah. Adapun masing-masing peserta dalam kelompok terdiri atas 5-8 orang diikuti oleh seluruh siswa tingkat X.

Gebyar dan Putri Viska

Posted by admin | Seni | Sunday 5 July 2009 12:03 pm

Minggu, 15 Maret 2009 15:29:01 – oleh : admin

Beberapa hari yang lalu telah dilaksanakan Gebyar SMK Viska di halaman utama SMK Negeri 6 Surakarta. Acara diselenggarakan atas partisipasi para siswa dan dukungan OSIS, Guru dan Sponsor. Dimeriahkan oleh para penari siswa dan musik gebyar kali ini lebih meriah didukung oleh tata panggung yang megah.

dsc_0030basket dsc_0171
Diawali dengan sambutan ibu kepala sekolah dan pemain musik serta tari-tarian acara berakhir hingga sore hari. Sebelumnya telah diadakan pula kegiatan lomba meliputi bola voly, bahasa inggris, basket, dan yang menarik adalah sebuah pertunjukan tari kolosal yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X yang seluruhnya turun ke lapangan dan menarik ! (wah, bisa masuk rekor muri neh)

dsc_0050dsc_0312dsc_0303

dsc_0608dsc_0616dsc_0270

ad Band, Dance, Lomba Putri Viska dan masih banyak lagi lainnya !

dsc_0708dsc_0943dsc_0774

Bravo SMK Viska

8 Ribu Guru Ngemut Bubur

Posted by admin | Seni | Sunday 17 May 2009 9:11 am

SOLO – Melihat guru mengajar di kelas, itu hal biasa. Tapi, kalau ribuan guru makan pagi bersama di tengah lapangan, jelas tidak biasa. Hal itu benar-benar terjadi Minggu pagi kemarin (17/5). Bertempat di Lapangan Kotta Barat, para pendekar pendidikan itu terlihat sangat lahap dalam menyantap bubur ayamnya.

DSC_0044

Sebelumnya, para peserta melakukan jalan sehat bersama, dengan start dan finish di lapangan itu. Wali Kota Solo Joko “Jokowi” Widodo menjadi pengibar bendera start. Kegiatan yang dihadiri sembilan ribu guru TK sampai dengan SMA itu digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo, untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

pelepasan

Pak Walikota Solo membuka bendera jalan santai

Para peserta memang terlihat sangat antusias mengikuti acara. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang membawa buah hatinya turut serta dalam kegembiraan acara. Sebab. band dan paduan suara ikut memeriahkan acara tersebut.

jalan santai

Pak Wali, Pak Kadinas, jalan santai
Budi, salah seorang peserta, mengatakan sudah siap di lokasi sejak jam lima pagi. Hal itu dilakukan karena ingin dapat parkiran motor yang dekat. “Selain itu, saya juga penasaran apa benar ribuan guru seluruh Solo bisa makan bubur bersama di sini,” ujar Budi.
upacara pembukaan
Kepala Dispora Solo Amsori mengatakan pihaknya memang ingin menyajikan sesuatu yang berbeda dalam perayaan Hardiknas dan Harkitnas kali ini. Dia mengungkapkan acara yang digelar harus mampu menyimbolkan semangat kebersamaan dan kebangkitan dunia pendidikan. “Selain itu, kami juga ingin memecahkan rekor MURI, dengan peserta jalan sehat dan makan bubur paling banyak se-Indonesia,” imbuh Amsori.

muri Penyerahan Piagam Rekor Muri Makan Bubur 8000 org guru

Sebelumnya, sudah ada serangkaian acara yang mendahului. Dimulai dengan upacara bendera dan ziarah, dilanjutkan dengan pameran buku, peluncuran buku prestasi, gelar karya siswa, panggung seni dan budaya, dan gelar citra pendidikan. Puncaknya adalah acara jalan sehat dan makan bubur bersama. “Itu semua kami lakukan sejak tanggal 2 Mei sampai hari ini (kemarin),” jelas Amsori.
hadiah

Lumayan ya pak guru dapat hadiah sepeda gunung

Dirinya juga berencana di bulan Agustus nanti akan membentuk satuan tugas (satgas) pelacakan kerawanan siswa. Anggotanya, seluruh komponen dispora. Satgas itu nantinya ditujukan untuk menanggulangi segala macam bentuk kenakalan pelajar.

Di akhir acara, para peserta kegiatan juga mendapatkan puluhan doorprize. Hadiah utamanya adalah laptop, dan sepeda motor hasil rakitan dari siswa SMKN 2 dan SMKN 5 Solo. Sepeda motor itu yang dipamerkan dalam rangkaian acara sebelumnya. (tm/tej)

sumber : radar solo

Kirab Budaya Se Jawa Tengah

Posted by admin | Seni | Tuesday 28 October 2008 1:37 am

KabarIndonesia – Julukan sebagai Kota Budaya sangat akrab dan melekat lama di Kota Solo. Hal itu tidak lepas dari peninggalan berbagai warisan pusaka (heritage) berupa tangible heritage (bendawi) dan intangible heritage (nonbendawi).

Oleh karena itu bukan hal yang mengherankan bila bulan bulan oktober 2008 event budaya bertebaran di Kota Solo. Selain dijadikan tempat perhelatan WHCCE (World Heritages Cities Conference and Expo) tanggal 25 -28 Oktober 2008.

Penyelenggaraan Solo International Etnik Musik (SIEM) tanggal 28 Oktober – 1 Nopember 2008, pertemuan UN Habitat dan Borobudur Travel Mart (BTM).

Oleh karena itu usaha dan kehendak dari penentu kebijakan harus didukung oleh seluruh warga kota Solo. Begitu pula sangat diperlukan dukungan dari Pemerintah Pusat.

Sebagai bentuk kota budaya dan banyaknya event yang digelar dipastikan ditengah penyelenggaraan (hajatan) juga diadakan kirab (pawai).

Banyak kirab yang di kenal di kota Solo, selain yang rutin adalah kirab Pusaka setiap malem sasi suro dan jumenengan raja. Namun ditahun 2008 banyak bentuk kirab terlaksana seperti kirab Solo Batik Carnival ( SBC), kirab perkawinan Putri Mangkunegoro IX, kirap Perkawinan putri Paku Buwono XII Tejowulan, kirab budaya Apeksi dan bersamaan dengan WHCCE diselenggarakan pula kirab kota Pusaka dunia yang akan berlangsung tanggal 26 Oktober 2008.

Kirab merupakan bentuk apresiasi den bukti bahwa budaya wajib dilestarikan. Apalagi Solo di kenal sebagai kota Budaya. Oleh karena itu bila ingin ikut melihat keaneka ragaman budaya baik bendawi maupun non bendawi. Datanglah ke Kota Solo, pasti dijamin tidak mengecewakan.

Salah satu aktualisasinya adalah aneka macam kirab budaya yang sangat memesona. Tanpa melihat dan mengikuti proses acara perhelatan secara keseluruhan, aksi kirab sudah mewakilinya.

Pemerintah Kota Surakarta mengadakan perhelatan agung yakni kirab Budaya se-Jawa Tengah bahkan kirab budaya se Indonesia. Acara ini diikuti hampir seluruh kabupaten di Jawa Tengah mulai dari Brebes, Pemalang, Pekalongan, Sukoharjo dan lain-lain.

Acara ini juga diikuti oleh seluruh siswa OSIS sebagai pagar betis, pengamanan pramuka, paskibraka dan pembawa bendera (opening). Dimulai dari starting point Lapangan Kota Barat, hingga ke Novotel Hotel dan kembali ke kota Barat.

Para penonton warga Kota Surakarta tumpah ruah memadati sepanjang ruas jalan raya yang dilewati peserta kirab.

Dokumentasi acara tersebut diabadikan sebagai berikut :

opening artkabaretDSCN9669

Potret Peserta Kirab Budaya Se Jawa Tengah

walikota Surakartabutoanoman

Walikota Surakarta Peserta = Buto Peserta = Anoman

batik dayakkeringmas dan mbak

Nah yang ini antara serem dan yang cakep !

CUAKEPgatot kocosepasang

Duh, iyeuk, gatot koco apa Cris Jhon ya !

kalonganDSCN9766DSCN9721